QERVI logo

Bitcoin Bertahan Dekat US$76K Menjelang Keputusan FOMC Setelah CLARITY Act Gagal Maju

Bitcoin bergerak di sekitar US$75,9 ribu setelah tekanan dari kegagalan vote prosedural CLARITY Act. Fokus pasar kini beralih ke keputusan FOMC, dengan ETH menunjukkan pelemahan yang lebih dalam dibanding BTC.

Bitcoin berada dekat US$76 ribu menjelang keputusan FOMC setelah CLARITY Act gagal maju di Senat AS #Sources Reuters — US Senate fails to advance sweeping cryptocurrency bill in bl
Bitcoin berada dekat US$76 ribu menjelang keputusan FOMC setelah CLARITY Act gagal maju di Senat AS #Sources Reuters — US Senate fails to advance sweeping cryptocurrency bill in bl

Bitcoin memasuki paruh kedua perdagangan 16 September dengan kondisi yang masih defensif. Data spot Binance menunjukkan BTC berada di sekitar US$75.876, turun sekitar 1,34 persen dalam 24 jam. Rentang perdagangan harian berada di sekitar US$74.968 hingga US$77.343, menunjukkan volatilitas masih tinggi setelah tekanan jual sebelumnya.

Tekanan regulasi belum sepenuhnya hilang

Senat AS gagal memajukan CLARITY Act dalam vote prosedural yang membutuhkan 60 suara. Reuters melaporkan proposal tersebut hanya memperoleh mayoritas 50 berbanding 49 dan tetap gagal memenuhi ambang cloture. Beberapa senator Republik ikut menolak proposal tersebut.

Hasil ini merupakan kemunduran bagi upaya industri crypto mendapatkan kerangka regulasi federal yang lebih jelas. Namun, kegagalan cloture bukan berarti seluruh jalur regulasi crypto di AS berhenti. SEC dan CFTC masih dapat melanjutkan proses rulemaking melalui kewenangan yang sudah dimiliki, sementara mekanisme prosedural masih membuka kemungkinan reconsideration terhadap legislasi di kemudian hari.

Pasar sudah menunjukkan reaksi terhadap hasil tersebut. Bitcoin sempat menyentuh area di bawah US$75 ribu. Pelemahan juga terlihat lebih besar pada sejumlah aset berisiko tinggi dan saham perusahaan crypto.

FOMC menjadi fokus berikutnya

Setelah risiko CLARITY Act mulai masuk ke harga, perhatian pasar sekarang bergeser ke keputusan Federal Reserve. Pertemuan FOMC berakhir hari ini dan pasar menunggu keputusan suku bunga serta pesan kebijakan yang menyertainya.

Konteks makro tetap menantang. Yield Treasury AS masih berada dekat level tinggi dan harga energi tetap tinggi akibat ketegangan geopolitik. Kondisi tersebut menjaga risiko inflasi tetap relevan dan membuat arah kebijakan Federal Reserve menjadi faktor penting bagi aset berisiko.

Keputusan suku bunga saja belum tentu menjadi bagian paling penting. Pasar juga perlu memperhatikan bahasa dalam FOMC statement, perubahan pandangan terhadap inflasi dan pertumbuhan, serta komentar Ketua Federal Reserve dalam konferensi pers. Perubahan ekspektasi terhadap jalur suku bunga berikutnya berpotensi lebih menentukan daripada keputusan yang sudah banyak diperkirakan pasar.

ETH masih lebih lemah dari BTC

Ethereum berada di sekitar US$2.402 dan turun sekitar 2,92 persen dalam 24 jam berdasarkan data spot Binance. Pelemahan ETH yang lebih besar dibanding BTC menunjukkan appetite terhadap risiko di luar Bitcoin masih terbatas.

Selama ETH dan major altcoins belum menunjukkan relative strength yang konsisten, pemulihan Bitcoin belum otomatis berarti kondisi pasar crypto secara keseluruhan sudah kembali kuat.

Struktur harga yang perlu diperhatikan

Area sekitar US$74.900 sampai US$75.000 menjadi referensi terdekat karena merupakan bagian bawah rentang perdagangan 24 jam terbaru. Kemampuan BTC bertahan di atas area tersebut akan membantu menjaga struktur jangka pendek tetap stabil.

Di sisi atas, area sekitar US$77.300 menjadi resistance terdekat berdasarkan puncak perdagangan 24 jam. Reclaim yang bertahan di atas area tersebut akan menjadi tanda awal bahwa tekanan jual mulai berkurang.

Sebaliknya, breakdown yang bersih di bawah area US$75 ribu setelah keputusan FOMC akan meningkatkan risiko terbentuknya leg pelemahan baru. Reaksi pertama setelah pengumuman juga perlu dibaca dengan hati-hati karena volatilitas dapat meningkat tajam sebelum pasar membentuk arah yang lebih stabil.

Outlook

Bias jangka pendek Bitcoin masih defensif menjelang FOMC. Kegagalan CLARITY Act mengurangi salah satu katalis regulasi positif yang sebelumnya diharapkan pasar, sementara kondisi makro belum memberikan dukungan kuat bagi aset berisiko.

Namun, Bitcoin masih bertahan di atas low 24 jam dan belum menunjukkan breakdown lanjutan pada saat outlook ini dibuat. Karena keputusan FOMC belum keluar, arah berikutnya sebaiknya dinilai setelah pasar mencerna keputusan suku bunga, statement, pergerakan Treasury yields, dolar AS, dan konferensi pers Federal Reserve.