Bitcoin memasuki perdagangan Selasa dengan struktur yang masih relatif kuat, tetapi risiko macro kini menjadi faktor dominan. Saat pengecekan, BTC diperdagangkan di sekitar US$77,9 ribu, naik sekitar 1,6 persen dalam 24 jam. Harga sempat mencapai US$79,6 ribu sebelum kembali turun ke bawah US$78 ribu.
Momentum Jangka Pendek Mulai Mendingin
Dalam satu jam terakhir, Bitcoin turun sekitar 0,3 persen dengan rentang sekitar US$77,75 ribu sampai US$78,10 ribu. Ini menunjukkan bahwa setelah dorongan menuju US$79,6 ribu, pasar belum mampu mempertahankan harga di area tertinggi harian.
Area US$79,6 ribu sekarang menjadi resistance terdekat yang penting. Selama harga belum kembali diterima di atas area tersebut, kenaikan terbaru masih menghadapi risiko konsolidasi. Di sisi bawah, area sekitar US$76,6 ribu menjadi referensi support dari low 24 jam.
FOMC Menjadi Fokus Utama
Federal Reserve memulai pertemuan kebijakan 15 sampai 16 September. Reuters melaporkan 85 persen ekonom dalam survei terbaru memperkirakan kenaikan suku bunga 25 basis poin ke kisaran 3,75 sampai 4,00 persen. Perubahan ekspektasi ini cukup tajam setelah data inflasi terbaru dan kenaikan harga minyak memperkuat kekhawatiran bahwa tekanan harga belum selesai.
Pasar obligasi juga memberi sinyal kondisi keuangan yang lebih ketat. Yield US Treasury 10 tahun sempat menembus 5 persen pada Senin, level yang terakhir terlihat pada 2023. Yield yang tinggi meningkatkan daya tarik aset berpendapatan tetap dan dapat menjadi hambatan bagi aset berisiko jika terus bertahan.
Kondisi Macro Belum Memberi Ruang untuk Euforia
Bitcoin sejauh ini mampu bertahan meski ekspektasi kebijakan Fed berubah lebih hawkish. Ketahanan tersebut positif untuk struktur jangka pendek, tetapi belum cukup untuk mengabaikan risiko dari keputusan suku bunga dan komunikasi Ketua Fed setelah pertemuan.
Jika Fed menaikkan suku bunga sesuai ekspektasi, perhatian pasar kemungkinan bergeser ke proyeksi kebijakan berikutnya. Nada yang membuka peluang kenaikan tambahan dapat mempertahankan tekanan pada yields dan likuiditas. Sebaliknya, keputusan yang lebih lunak dari ekspektasi dapat mengubah repricing yang terjadi selama beberapa hari terakhir.
Level yang Perlu Diperhatikan
US$79,6 ribu menjadi resistance terdekat setelah menjadi puncak 24 jam. Penerimaan harga di atas area tersebut akan memperkuat struktur pemulihan.
US$76,6 ribu menjadi support penting dari rentang perdagangan terbaru. Kehilangan area tersebut akan mengurangi kualitas rebound dan membuka kembali risiko pengujian area yang lebih rendah.
Kesimpulan
Bitcoin memulai hari pertama FOMC dengan posisi yang relatif konstruktif, tetapi gagal mempertahankan dorongan awal menuju US$79,6 ribu. Fokus utama sekarang bukan hanya arah harga intraday, melainkan bagaimana BTC bertahan menghadapi perubahan ekspektasi suku bunga dan Treasury yields yang sudah kembali berada di level tinggi.
Selama US$76,6 ribu bertahan, struktur pemulihan belum rusak. Namun menjelang keputusan Fed pada 16 September, volatilitas dapat meningkat dan breakout sebelum keputusan tetap membutuhkan konfirmasi yang lebih kuat.
