Perkembangan regulasi crypto di Amerika Serikat mendapat katalis baru dari jalur perpajakan. House Ways and Means Committee pada 16 September menyetujui H.R. 10357, Digital Asset Tax Certainty Act, dengan hasil voting 38-5 dan memajukan rancangan tersebut untuk pertimbangan lebih lanjut di House.
Hasil ini penting karena menunjukkan dukungan bipartisan yang jauh lebih kuat dibandingkan kebuntuan yang baru terjadi pada legislasi market structure. Sehari sebelumnya, CLARITY Act gagal memperoleh ambang 60 suara yang diperlukan untuk maju dalam procedural vote di Senat. Digital Asset Tax Certainty Act merupakan legislasi yang berbeda dan tidak menggantikan CLARITY Act, tetapi hasil komite memperlihatkan bahwa beberapa bagian agenda kebijakan crypto masih memiliki ruang untuk bergerak di Kongres.
Apa yang diatur dalam rancangan tersebut
Menurut House Ways and Means Committee, rancangan ini bertujuan memberikan kepastian pajak yang lebih jelas untuk kepemilikan dan penggunaan aset digital. Salah satu fokusnya adalah mengurangi beban pelaporan untuk transaksi kecil yang selama ini dapat menciptakan kewajiban pencatatan pajak bahkan ketika nilai transaksinya sangat rendah.
Rancangan tersebut juga memperluas beberapa prinsip perpajakan yang sudah berlaku pada aset keuangan tradisional ke aset digital. Di antaranya adalah penerapan aturan wash sale dan constructive sale, akses terhadap mekanisme mark-to-market bagi dealer dan trader tertentu, serta penyederhanaan perlakuan terhadap donasi aset digital yang memenuhi persyaratan.
Mining dan staking juga masuk dalam cakupan legislasi. Selain itu, rancangan meminta Treasury membentuk program voluntary disclosure yang ditujukan khusus untuk aset digital agar wajib pajak memiliki jalur untuk memperbaiki kepatuhan sebelumnya dengan struktur penalti yang lebih terukur.
Mengapa voting 38-5 penting
Yang paling menarik dari perkembangan ini bukan hanya isi rancangan, tetapi margin voting di tingkat komite. Dukungan 38-5 menunjukkan adanya basis bipartisan yang cukup lebar untuk reformasi pajak aset digital.
Namun hasil markup komite bukan final passage. Rancangan masih membutuhkan proses legislatif lanjutan sebelum dapat menjadi undang-undang. Belum ada dasar untuk menyebut aturan pajak baru tersebut sudah berlaku atau pasti akan disahkan oleh Kongres.
Konteks pasar crypto
Perkembangan ini muncul ketika sentimen crypto masih menghadapi tekanan dari dua sumber besar. CLARITY Act baru saja gagal maju di Senat dan Federal Reserve menaikkan suku bunga 25 basis poin ke kisaran 3,75 hingga 4,00 persen.
Karena itu, kemajuan Digital Asset Tax Certainty Act lebih tepat dibaca sebagai perkembangan kebijakan jangka menengah daripada katalis yang otomatis mengubah arah harga Bitcoin dalam jangka pendek. Bagi industri, substansi terpentingnya adalah munculnya bukti bahwa dukungan bipartisan terhadap aturan crypto belum sepenuhnya hilang meski legislasi market structure mengalami kemunduran besar.
Hal yang perlu dipantau berikutnya
Fokus berikutnya adalah apakah pimpinan House menyediakan waktu untuk membawa H.R. 10357 ke tahap selanjutnya dan apakah dukungan bipartisan di komite dapat dipertahankan ketika rancangan memasuki proses yang lebih luas.
Perkembangan di Senate Finance Committee juga relevan karena aturan perpajakan federal pada akhirnya membutuhkan jalur legislatif di kedua kamar sebelum dapat dikirim kepada Presiden.
Untuk pasar crypto, perkembangan ini belum menghapus tekanan dari kebijakan moneter yang lebih ketat maupun ketidakpastian market structure setelah kegagalan CLARITY Act. Namun secara kebijakan, voting 38-5 merupakan perkembangan material karena menunjukkan bahwa jalur legislasi crypto di Washington belum sepenuhnya tertutup.
