Bitcoin mempertahankan perdagangan di sekitar US$85.000 setelah mencetak level tertinggi dalam sekitar delapan bulan. Reli sebelumnya memang dipercepat oleh likuidasi posisi short dalam jumlah besar, tetapi perkembangan terbaru menunjukkan bahwa pergerakan tidak hanya berasal dari penutupan posisi derivatif.
Permintaan institusional kembali terlihat
Strategy mengumumkan pembelian tambahan 950 BTC senilai sekitar US$75,7 juta dengan harga rata-rata sekitar US$79.670 per BTC. Pembelian tersebut membawa kepemilikan perusahaan menjadi sekitar 846.000 BTC. Pada saat yang sama, arus dana ke produk ETF Bitcoin spot AS kembali membaik setelah keputusan suku bunga Federal Reserve pekan lalu.
Kombinasi antara pembelian korporasi dan arus ETF menjadi penting karena dapat membantu membedakan reli berbasis permintaan spot dari kenaikan yang hanya ditopang short covering. Jika permintaan spot bertahan setelah tekanan likuidasi mereda, struktur pemulihan Bitcoin akan memiliki fondasi yang lebih kuat.
Kondisi makro sedikit lebih ringan
Harga minyak turun pada awal pekan dan yield Treasury AS 10 tahun kembali ke sekitar 4,96 persen setelah sebelumnya menembus 5 persen. Perubahan ini mengurangi sebagian tekanan terhadap aset berisiko, meski kondisi finansial secara keseluruhan masih ketat.
Federal Reserve baru menaikkan suku bunga 25 basis poin dan pasar masih memperhitungkan kemungkinan kenaikan tambahan pada Oktober. Artinya, penurunan yield dan minyak belum cukup untuk menyimpulkan bahwa rezim likuiditas telah berubah menjadi longgar.
Struktur pasar yang perlu diperhatikan
Area US$85.000 kini menjadi titik penting untuk menilai kualitas breakout. Setelah kenaikan cepat dari sekitar US$75.000, pasar perlu menunjukkan bahwa permintaan tetap hadir ketika efek short squeeze berkurang.
Kemampuan Bitcoin mempertahankan area breakout akan memperkuat struktur pemulihan. Sebaliknya, kehilangan kembali area yang baru ditembus akan menunjukkan bahwa sebagian kenaikan terakhir masih sangat bergantung pada positioning derivatif dan perubahan sentimen jangka pendek.
Regulasi AS tetap menjadi faktor campuran
Kegagalan CLARITY Act di Senat masih meninggalkan ketidakpastian mengenai kerangka regulasi crypto yang lebih luas. Namun regulator AS mulai bergerak melalui kewenangan yang sudah tersedia. Salah satu perkembangan penting adalah kebijakan pengecualian lima tahun untuk perdagangan saham tokenisasi yang memenuhi persyaratan tertentu.
Perkembangan tersebut tidak menghapus risiko regulasi, tetapi menunjukkan bahwa inovasi aset digital di AS tetap bergerak meskipun legislasi besar belum berhasil disahkan.
Outlook
Bitcoin memasuki fase yang lebih konstruktif setelah menembus US$85.000, tetapi kualitas reli berikutnya akan ditentukan oleh keberlanjutan permintaan spot, arus ETF, kondisi yield dan kemampuan pasar mempertahankan struktur setelah short covering mereda.
Risiko utama tetap berasal dari inflasi, kemungkinan kenaikan suku bunga tambahan, geopolitik energi dan perubahan cepat pada positioning derivatif. Untuk saat ini, data menunjukkan pemulihan yang lebih luas daripada sekadar short squeeze, tetapi konfirmasi keberlanjutannya masih perlu diamati.
