QERVI logo

Pasar Mulai Memperhitungkan Empat Kenaikan Suku Bunga Fed

Kenaikan yield Treasury dan perubahan ekspektasi suku bunga kembali menjadi tekanan utama bagi Bitcoin dan aset berisiko setelah pasar mulai memperhitungkan jalur kebijakan moneter yang lebih ketat hingga pertengahan 2027.

Ilustrasi profesional Bitcoin dengan grafik yield Treasury AS dan Federal Reserve yang menggambarkan tekanan kebijakan moneter terhadap pasar crypto #Sources
Ilustrasi profesional Bitcoin dengan grafik yield Treasury AS dan Federal Reserve yang menggambarkan tekanan kebijakan moneter terhadap pasar crypto #Sources

Ekspektasi suku bunga AS kembali berubah secara material. Pasar kini mulai memperhitungkan kemungkinan Federal Reserve membawa federal funds rate ke kisaran 4,75% hingga 5,00% pada Juni 2027. Dari kisaran saat ini 3,75% hingga 4,00%, skenario tersebut setara dengan empat kenaikan masing-masing 25 basis poin.

Perubahan ekspektasi ini terjadi setelah Federal Reserve menaikkan suku bunga 25 basis poin pada September. Pada saat yang sama, yield Treasury AS terus bergerak naik. Yield tenor 10 tahun berada di sekitar 5,1%, level tertinggi sejak 2007, sementara pasar juga meningkatkan probabilitas kenaikan suku bunga lanjutan pada pertemuan Oktober.

Tekanan dari Pasar Obligasi

Kenaikan yield membuat aset tanpa arus kas seperti Bitcoin menghadapi kompetisi yang lebih besar dari instrumen pendapatan tetap. Yield yang tinggi juga dapat memperketat kondisi finansial, memperkuat dolar, dan mengurangi toleransi investor terhadap aset dengan volatilitas tinggi.

Bitcoin sempat bergerak di atas US$87.000 sebelum kembali turun ke bawah US$84.000. Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa permintaan spot masih ada, tetapi belum cukup untuk sepenuhnya mengimbangi perubahan kondisi makro.

Divergensi dengan Arus ETF

Di sisi lain, ETF spot Bitcoin AS mencatat sekitar US$2 miliar arus masuk bersih dalam beberapa sesi terakhir. Kondisi ini menciptakan divergensi yang penting. Permintaan institusional melalui ETF tetap kuat ketika pasar obligasi justru mengirimkan sinyal kondisi moneter yang semakin ketat.

Divergensi tersebut membuat arah Bitcoin dalam jangka pendek semakin bergantung pada kemampuan permintaan spot menyerap tekanan dari kenaikan yield. Jika arus ETF tetap kuat sementara yield mulai stabil, tekanan terhadap Bitcoin dapat berkurang. Sebaliknya, kenaikan yield yang berlanjut dapat membuat pemulihan harga lebih sulit meskipun arus institusional tetap positif.

Fokus Berikutnya

Pasar perlu memantau data tenaga kerja, inflasi, aktivitas ekonomi, harga energi, dan komunikasi Federal Reserve. Data ekonomi yang tetap kuat atau tekanan inflasi yang bertahan dapat memperkuat ekspektasi jalur suku bunga yang lebih tinggi.

Untuk Bitcoin, area sekitar US$82.000 hingga US$83.000 menjadi struktur yang perlu diperhatikan setelah penolakan dari area US$87.000. Pemulihan yang mampu bertahan kembali di atas US$85.000 akan menunjukkan tekanan mulai terserap, sementara pelemahan berkelanjutan di bawah struktur terdekat dapat mempertahankan kondisi defensif.

Kondisi saat ini belum menunjukkan satu katalis tunggal yang menentukan arah Bitcoin. Pasar sedang menghadapi tarik-menarik antara permintaan institusional yang tetap kuat dan lingkungan suku bunga yang kembali semakin ketat.