Nostra menghadapi insiden keamanan yang material setelah harga oracle token NSTR dilaporkan dimanipulasi pada 17 September 2026. Manipulasi tersebut memungkinkan satu akun menggunakan NSTR sebagai collateral dengan valuasi yang tidak mencerminkan kondisi pasar dan meminjam sekitar US$3,5 juta dalam ETH, STRK, USDC, USDT, WBTC, dan DAI dari money market Nostra di Starknet.
Nostra kemudian menghentikan lending, borrowing, withdrawal, dan liquidation pada money market yang terdampak. Tim masih melakukan rekonsiliasi setiap aset dan menelusuri aliran dana. Besarnya kerugian akhir dan potensi pemulihan dana belum dapat dipastikan sehingga angka US$3,5 juta lebih tepat dibaca sebagai nilai aset yang dipinjam dalam insiden tersebut, bukan sebagai angka kerugian final yang sudah dikonfirmasi.
Apa yang diketahui sejauh ini
Laporan yang mengutip pernyataan Nostra menyebut insiden berasal dari manipulasi harga oracle NSTR. Data pelacakan dari PeckShield yang dikutip sejumlah laporan menunjukkan sekitar US$1,92 juta telah dipindahkan ke Ethereum, termasuk sekitar 234,57 ETH dan 1,3 juta DAI.
Salah satu bagian paling penting dari kasus ini adalah perbandingan antara ukuran collateral dan aset yang berhasil dipinjam. Kapitalisasi pasar NSTR berada jauh di bawah nilai aset yang dapat ditarik dari money market. Kondisi seperti ini memperlihatkan bagaimana collateral dengan likuiditas pasar yang tipis dapat menciptakan risiko besar ketika mekanisme oracle tidak cukup tahan terhadap manipulasi harga.
Nostra belum menerbitkan post-mortem final. Identitas penyedia oracle NSTR pada saat kejadian, metode manipulasi secara lengkap, nilai bad debt final, serta jumlah dana yang mungkin dapat dipulihkan masih membutuhkan konfirmasi lebih lanjut.
Dampak terhadap NSTR dan ekosistem Starknet
Insiden ini lebih relevan sebagai perubahan fundamental pada profil risiko NSTR dan Nostra dibanding sekadar pergerakan harga jangka pendek. Selama money market masih dihentikan, pasar harus menilai ulang keamanan desain collateral, sumber harga oracle, serta kemampuan protokol mengembalikan operasional tanpa memindahkan kerugian secara tidak proporsional kepada depositor.
Kasus tersebut juga menjadi perhatian bagi ekosistem Starknet karena terjadi setelah gangguan oracle lain di ekosistem pada awal September. Kedua kejadian tidak boleh dianggap memiliki penyebab yang sama. Insiden Nostra dilaporkan sebagai manipulasi harga collateral, sedangkan insiden sebelumnya pada Vesu berkaitan dengan kesalahan publikasi harga dari Pragma.
Kondisi pasar yang perlu diperhatikan
Bitcoin saat riset berada di sekitar US$77.990 di Binance. Pergerakan sekitar 15 menit hanya sekitar 0,05 persen dan satu jam sekitar 0,23 persen, meskipun BTC telah menguat hampir 2 persen dalam 24 jam. Artinya, belum terlihat sudden move Bitcoin yang cukup besar untuk menjadi penjelasan utama insiden atau perubahan fundamental NSTR.
Karena kapitalisasi dan likuiditas NSTR relatif kecil, perubahan harga token dapat menjadi sangat ekstrem dan tidak selalu mencerminkan proses price discovery yang sehat. Fokus yang lebih penting adalah status pembukaan kembali money market, laporan post-mortem, kondisi depositor, nilai bad debt final, pemulihan dana, dan perubahan desain oracle atau collateral yang diumumkan Nostra.
Kesimpulan
Insiden Nostra merupakan katalis fundamental negatif yang dapat diverifikasi dan masih berkembang. Fakta utama yang sudah tersedia menunjukkan manipulasi oracle NSTR memungkinkan peminjaman sekitar US$3,5 juta sebelum money market dihentikan. Namun nilai kerugian final dan tingkat pemulihan belum diketahui.
Sampai post-mortem diterbitkan, penilaian terhadap NSTR sebaiknya berfokus pada keamanan protokol dan penyelesaian kewajiban money market, bukan hanya volatilitas harga token. Perubahan status operasional atau keberhasilan recovery dapat mengubah penilaian risiko secara material.
