Bitcoin kembali berada di bawah tekanan setelah reli awal pekan kehilangan momentum. Data spot terbaru menunjukkan BTC diperdagangkan di sekitar US$83.100, turun sekitar 3,2 persen dalam 24 jam. Rentang perdagangan harian berada di sekitar US$83.100 hingga US$85.966, menunjukkan bahwa tekanan jual masih aktif dekat bagian bawah range.
Tekanan Makro Kembali Mendominasi
Pergerakan terbaru terjadi setelah data aktivitas bisnis AS menunjukkan ekonomi masih kuat. Flash Composite PMI September naik ke 58,4, jauh di atas ekspektasi pasar. Kondisi tersebut memperkuat kekhawatiran bahwa Federal Reserve dapat mempertahankan kebijakan moneter ketat lebih lama.
Yield Treasury AS tenor 10 tahun juga bertahan di sekitar area 5 persen. Lingkungan yield tinggi meningkatkan biaya peluang untuk memegang aset berisiko dan menjadi hambatan bagi momentum Bitcoin meskipun permintaan institusional melalui ETF sebelumnya menunjukkan penguatan.
Struktur Bitcoin Sedang Diuji
Area US$83.000 kini menjadi bagian penting dari struktur jangka pendek. Wilayah ini sebelumnya menjadi resistance selama fase pemulihan September sebelum akhirnya ditembus dalam reli menuju sekitar US$87.000.
Kemampuan Bitcoin bertahan di sekitar area tersebut akan membantu menentukan apakah penurunan terbaru hanya merupakan retest setelah breakout atau awal dari kembalinya konsolidasi yang lebih lebar. Jika tekanan berlanjut dan harga gagal mempertahankan struktur ini, perhatian pasar dapat kembali bergeser ke area yang sebelumnya menjadi basis pemulihan di bawah US$83.000.
Sebaliknya, stabilisasi di atas area US$83.000 dan pemulihan menuju US$85.000 hingga US$86.000 akan menunjukkan bahwa demand masih mampu menyerap tekanan jual setelah reli cepat beberapa hari terakhir.
Derivatif Menambah Volatilitas
Reli sebelumnya sebagian didorong oleh short squeeze besar. Setelah harga bergerak cepat dari sekitar US$75.000 menuju US$87.000, posisi leverage kembali meningkat dan koreksi terbaru memicu likuidasi posisi long. Kondisi ini membuat pergerakan jangka pendek lebih sensitif terhadap perubahan harga dan arus hedging.
Pasar juga menghadapi expiry opsi Bitcoin besar pada 25 September. Besarnya kontrak yang jatuh tempo dapat meningkatkan aktivitas hedging di sekitar strike utama dan menambah volatilitas menjelang expiry.
Outlook
Kondisi Bitcoin saat ini menunjukkan tarik menarik antara demand spot yang membaik dan tekanan makro dari yield tinggi serta ekspektasi kebijakan moneter yang lebih ketat. Belum ditemukan pengumuman atau berita terverifikasi dari jaringan Bitcoin yang cukup besar untuk menjelaskan koreksi terbaru secara spesifik.
Fokus pasar berikutnya adalah kemampuan BTC mempertahankan struktur sekitar US$83.000, perkembangan yield Treasury, serta perilaku harga setelah expiry opsi besar. Selama faktor makro tetap dominan, volatilitas dapat tetap tinggi meskipun permintaan institusional belum sepenuhnya melemah.
