Bitcoin Cash menjadi pusat perhatian pasar altcoin setelah harganya melonjak sekitar 30 persen dalam 24 jam. Pergerakan tersebut terjadi ketika Bitcoin mulai kehilangan momentum di sekitar area US$86.000 dan reli pasar secara keseluruhan terlihat semakin sempit.
Katalis utama berasal dari rencana peluncuran futures Bitcoin Cash oleh CME Group pada 19 Oktober, dengan peluncuran masih menunggu tinjauan regulator. CME akan menyediakan kontrak standar berukuran 250 BCH serta Micro Bitcoin Cash futures berukuran 25 BCH.
Mengapa futures CME penting
Masuknya BCH ke pasar derivatif CME memperluas akses institusi terhadap aset tersebut melalui infrastruktur yang teregulasi. Investor profesional dapat menggunakan kontrak futures untuk mendapatkan eksposur harga maupun melakukan lindung nilai tanpa harus bergantung sepenuhnya pada pasar spot.
Ekspansi ini juga terjadi ketika aktivitas derivatif kripto CME sudah mencapai skala yang signifikan. Pada paruh pertama 2026, produk futures dan options kripto CME mencatat rata-rata volume harian sekitar 279.800 kontrak dengan nilai nosional sekitar US$8,3 miliar.
Reli BCH lebih kuat dibanding pasar
Respons BCH terhadap pengumuman tersebut jauh lebih besar dibanding pergerakan mayoritas aset kripto. Harga sempat bergerak dari area sekitar US$270 menuju lebih dari US$350 dalam waktu singkat, sementara sebagian besar pasar hanya mencatat perubahan yang jauh lebih kecil.
Kondisi ini menunjukkan adanya repricing cepat terhadap prospek akses institusional BCH. Namun kenaikan tajam dalam waktu singkat juga berarti sebagian ekspektasi terhadap peluncuran futures kemungkinan sudah tercermin dalam harga sebelum produk tersebut benar-benar mulai diperdagangkan.
Hubungan dengan kondisi Bitcoin
Pergerakan BCH terjadi ketika Bitcoin mulai berkonsolidasi setelah reli menuju sekitar US$87.000. Pelemahan momentum Bitcoin bersamaan dengan penguatan beberapa altcoin menunjukkan adanya rotasi modal jangka pendek di dalam pasar kripto.
Namun rotasi tersebut belum cukup untuk menyimpulkan bahwa pasar telah memasuki fase altcoin yang luas. Sebagian besar aset masih bergerak lebih lemah dibanding BCH dan breadth pasar belum menunjukkan penguatan yang merata.
Apa yang perlu diperhatikan berikutnya
Fokus berikutnya adalah kemampuan BCH mempertahankan sebagian besar kenaikan setelah fase reaksi awal terhadap berita mulai mereda. Volume perdagangan, struktur harga setelah volatilitas tinggi, serta perkembangan menuju peluncuran futures pada 19 Oktober akan menjadi indikator penting untuk menilai apakah perubahan ini berkembang menjadi repricing yang lebih berkelanjutan.
Peluncuran tersebut juga masih bergantung pada tinjauan regulator. Karena itu, kenaikan harga saat ini sebaiknya dipisahkan dari aktivitas futures aktual yang baru dapat dinilai setelah kontrak mulai diperdagangkan.
Secara lebih luas, keputusan CME menambah BCH dan Uniswap memperlihatkan bahwa pasar derivatif kripto teregulasi terus berkembang melampaui Bitcoin dan Ethereum. Jika likuiditas dan open interest pada kontrak baru berkembang setelah peluncuran, ekspansi tersebut dapat memperkuat hubungan antara pasar altcoin dan infrastruktur keuangan tradisional.
