Bitcoin memasuki fase konsolidasi setelah reli cepat yang membawa harga ke level tertinggi dalam sekitar delapan bulan. Pergerakan terbaru sempat membawa BTC melewati US$87.000 sebelum harga kembali bergerak di sekitar pertengahan area US$85.000.
Struktur pasar berubah
Penembusan area US$82.000 menjadi perubahan teknikal penting karena level tersebut sebelumnya berfungsi sebagai hambatan selama beberapa pekan. Selama harga mampu mempertahankan struktur di atas area breakout tersebut, pasar memiliki dasar yang lebih kuat dibanding fase konsolidasi sebelumnya.
Namun, kenaikan yang sangat cepat juga meningkatkan risiko volatilitas. Sebagian reli terjadi bersamaan dengan likuidasi posisi short dalam jumlah besar. Kondisi seperti ini dapat mempercepat kenaikan, tetapi tidak selalu menghasilkan permintaan berkelanjutan setelah tekanan likuidasi selesai.
Area US$87.000 hingga US$88.000 kini menjadi wilayah yang perlu diperhatikan untuk melihat apakah momentum mampu berkembang menjadi ekspansi baru. Sebaliknya, pelemahan kembali menuju US$82.000 akan menguji apakah breakout sebelumnya benar-benar berubah menjadi support.
Makro membaik tetapi belum longgar
Lingkungan makro memberikan dukungan yang lebih baik dibanding pertengahan September. Brent sempat turun ke bawah US$98 per barel setelah sebelumnya berada di atas US$100. Penurunan tekanan energi membantu mengurangi kekhawatiran inflasi tambahan dan mendukung sentimen aset berisiko.
Pada saat yang sama, yield Treasury AS 10 tahun masih berada dekat 5 persen. Federal Reserve juga baru menaikkan suku bunga dan pasar masih mempertimbangkan kemungkinan pengetatan tambahan. Karena itu, kondisi saat ini belum dapat disebut sebagai lingkungan likuiditas yang longgar.
Hubungan dengan pasar saham juga kembali terlihat. Nasdaq berada dekat rekor ketika Bitcoin mencetak puncak delapan bulan. Korelasi ini menunjukkan bahwa reli terbaru lebih menyerupai ekspansi risk appetite dibanding perpindahan defensif menuju Bitcoin.
Regulasi AS tetap menjadi faktor pendukung sekaligus risiko
Kegagalan CLARITY Act untuk maju di Senat belum menghentikan perkembangan kebijakan kripto AS. Inisiatif regulator terkait tokenisasi dan struktur pasar tetap berjalan dan membantu mempertahankan ekspektasi bahwa kerangka industri dapat berkembang melalui jalur regulasi lain.
Namun, ketidakpastian mengenai pembagian kewenangan regulator belum sepenuhnya selesai. Perubahan kebijakan berikutnya tetap dapat menghasilkan volatilitas pada aset kripto dan perusahaan yang terkait langsung dengan industri.
Apa yang perlu dipantau
Pasar sekarang perlu membuktikan bahwa kenaikan di atas US$82.000 dapat dipertahankan setelah efek short squeeze berkurang. Kemampuan Bitcoin membentuk konsolidasi yang sehat di atas area breakout akan lebih penting dibanding kenaikan intraday berikutnya.
Jika harga mampu mempertahankan struktur tersebut sementara tekanan minyak dan yield terus mereda, kondisi pasar akan semakin konstruktif. Sebaliknya, kenaikan kembali yield Treasury, lonjakan minyak, atau hilangnya momentum saham teknologi dapat menguji ketahanan reli Bitcoin.
Untuk saat ini, struktur Bitcoin membaik secara nyata, tetapi kondisi makro masih menuntut kehati-hatian dalam membaca keberlanjutan momentum.
