Bitcoin kembali menghadapi tarik-menarik antara permintaan melalui ETF spot dan tekanan dari pasar obligasi Amerika Serikat. Harga BTC berada di sekitar US$84 ribu setelah sempat bergerak di atas US$86 ribu, sementara yield Treasury AS tenor 10 tahun naik ke sekitar 5,1 persen, level tertinggi sejak 2007.
Permintaan ETF kembali menguat
ETF spot Bitcoin AS mencatat arus masuk sekitar US$999 juta pada 21 September dan sekitar US$715 juta pada 22 September. Total sekitar US$1,7 miliar dalam dua sesi menjadi perubahan penting setelah arus dana sempat melemah pada pertengahan September.
Arus masuk tersebut menunjukkan bahwa permintaan melalui produk investasi teregulasi masih bertahan. Namun harga Bitcoin belum mampu mempertahankan area di atas US$86 ribu dan kembali terkoreksi menuju US$84 ribu. Kondisi ini menunjukkan bahwa arus ETF yang kuat saat ini harus berhadapan dengan tekanan makro yang juga meningkat.
Yield Treasury menjadi hambatan utama
Yield Treasury AS tenor 10 tahun telah bergerak ke sekitar 5,1 persen setelah data ekonomi yang kuat, tekanan inflasi, dan ekspektasi kebijakan Federal Reserve yang lebih ketat mendorong penjualan obligasi. Yield yang tinggi meningkatkan daya tarik aset berpendapatan tetap dan dapat mengurangi likuiditas yang tersedia untuk aset berisiko.
Bagi Bitcoin, kondisi ini membuat respons terhadap arus ETF menjadi lebih kompleks. Permintaan spot yang kuat dapat membantu menyerap tekanan jual, tetapi kenaikan yield yang berkelanjutan dapat membatasi ekspansi valuasi dan meningkatkan sensitivitas pasar terhadap data ekonomi berikutnya.
Struktur harga masih berada dalam fase pengujian
BTC sempat mencapai sekitar US$86.564 dalam 24 jam terakhir sebelum turun hingga sekitar US$83.500. Area US$83 ribu hingga US$84 ribu menjadi struktur terdekat yang sedang diuji pasar. Di sisi atas, area US$86 ribu hingga US$87 ribu kembali menjadi zona yang perlu direbut untuk menunjukkan bahwa momentum pemulihan mampu bertahan.
Jika permintaan ETF tetap kuat sementara yield Treasury mulai stabil, tekanan makro terhadap Bitcoin dapat berkurang. Sebaliknya, jika yield terus naik dan harga kehilangan struktur US$83 ribu, pasar dapat kembali memasuki fase defensif meskipun arus dana institusional masih positif.
Kesimpulan
Arus masuk ETF sekitar US$1,7 miliar dalam dua sesi menunjukkan bahwa permintaan terhadap Bitcoin belum menghilang. Namun penurunan BTC kembali ke sekitar US$84 ribu ketika yield Treasury mencapai level tertinggi sejak 2007 memperlihatkan bahwa likuiditas makro masih menjadi faktor dominan. Pergerakan berikutnya akan sangat bergantung pada kemampuan permintaan spot menyerap tekanan dari lingkungan suku bunga dan yield yang semakin ketat.
